
Diterbitkan oleh: Tim Kajian Masjid Baiturrohim | baiturrohim-negarajati.mamusda.id
Tanggal Terbit: 15 Agustus 2026
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Di tengah kehidupan sosial yang dinamis dan kerap diwarnai perbedaan pandangan, menjaga kerukunan antar sesama warga menjadi hal yang sangat krusial. Islam sebagai agama yang ramah dan menyejukkan mengajarkan pentingnya merawat ukhuwah (persaudaraan) dan silaturahmi sebagai pondasi utama terciptanya masyarakat yang tenteram.
Dalam tradisi ajaran para ulama, persaudaraan tidak hanya dibatasi pada sesama akidah, melainkan mencakup tatanan sosial yang lebih luas melalui tiga pilar ukhuwah:
Dengan memahami ketiga pilar ini, seorang Muslim akan senantiasa bersikap toleran (tasamuh) dan menghargai keberagaman di sekitarnya.
Menjaga tali silaturahmi bukan sekadar norma kesopanan, melainkan perintah agama yang memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Silaturahmi membuka pintu-pintu keberkahan, melunakkan hati yang keras, serta menjadi jalan untuk menyelesaikan ikhtilaf (perbedaan) secara bijaksana melalui musyawarah.
Masjid memiliki peran strategis sebagai tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial, ekonomi, maupun latar belakang. Saat berdiri rapat dalam satu shaf shalat, kita diajarkan tentang kesetaraan dan kebersamaan di hadapan Allah SWT.
Mari kita jadikan Masjid Jami’ Baiturrohim sebagai oase kedamaian, tempat di mana tali silaturahmi terus dipintal dan keharmonisan warga disemaikan. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga persaudaraan kita dan menghindarkan lingkungan kita dari perpecahan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
| Luas Area | - m2 |
| Luas Bangunan | - m2 |
| Status Lokasi | - |
| Tahun Berdiri | - |